Difusi adalah peristiwa mengalirnya/berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah. Perbedaan konsentrasi yang ada pada dua larutan disebut gradien konsentrasi. Difusi akan terus terjadi hingga seluruh partikel tersebar luas secara merata atau mencapai keadaan kesetimbangan dimana perpindahan molekul tetap terjadi walaupun tidak ada perbedaan konsentrasi. Contoh yang sederhana adalah pemberian gula pada cairan teh tawar. Lambat laun cairan menjadi manis. Contoh lain adalah uap air dari cerek yang berdifusi dalam udara.Difusi yang paling sering terjadi adalah difusi molekuler
Osmosis adalah perpindahan air melalui membran permeabel selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat. Membran semipermeabel harus dapat ditembus oleh pelarut, tapi tidak oleh zat terlarut, yang mengakibatkan gradien tekanan sepanjang membran. Osmosis merupakan suatu fenomena alami, tapi dapat dihambat secara buatan dengan meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi pekat menjadi melebihi bagian dengan konsentrasi yang lebih encer. Gaya per unit luas yang dibutuhkan untuk mencegah mengalirnya pelarut melalui membran permeabel selektif dan masuk ke larutan dengan konsentrasi yang lebih pekat sebanding dengan tekanan turgor. Tekanan osmotik merupakan sifat koligatif, yang berarti bahwa sifat ini bergantung pada konsentrasi zat terlarut, dan bukan pada sifat zat terlarut itu sendiri.
Diambil sumber: http://www.menarik.info/2008/07/pengertian-difusi-dan-osmosis.html
A. Endositosis
Endositosis adalah proses pemasukan zat ke dalam sel. Proses ini tergolong transpor aktif karena melawan kadar gradien (dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi) dan memerlukan energi sel. Endositosis terbagi dua, yaitu fagositosis (pemasukan zat padat) dan pinositosis (permasukan zat cair). Contoh endositosis adalah sel darah putih yang memakan bakteri penyakit. Sel tersebut membungkus bakteri dan menangkapnya dalam suatu vakuola makanan yang selanjutnya dicerna oleh lisosom.
B. Eksositosis
Eksositosis adalah proses pengeluaran zat dari dalam sel. Proses ini juga tergolong transpor aktif karena melawan kadar gradien (dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi) dan memerlukan energi sel. Contoh eksositosis adalah proses pengeluaran zat dari dalam sel - sel kelenjar pada peristiwa sekresi. Cairan enzim itu dimasukkan ke dalam vakuola. Vakuola itu menuju ke tepi sel, kemudian membran plasma akan membuka dan keluarlah enzim tersebut dari dalam sel.
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090804064558AApIP9p
KOMPASbola
About Me
- Perjuangan Islam yang Tak Henti...
- Ana lahir disebuah Desa,dimana desa tersebut banyak penduduk yang tak mengenal islam dengan teguh kurasakan hari-hari yang begitu hampa dengan ruhaniyah,maka dari itu ana akan merubah semua yang terjadi ....
Posting tugas Antum suda lumayan bagus, tapi ada beberapa hal yg perlu Antum perbaiki ya...(SEGERA EDIT POSTING ANTUM OK):
1.Penulisan sumber yang Antum tulisnkan seperti pada postingan Antum
diperbaiki, krn bila dituliskan sebagai petunjuk sumber artikel tempat
Antum mengutip tulisan tersebut cukup seperti ini
http://id.answers.yahoo.com
2.Ustad kemarin minta, suruh lengkapi dengan gambar dari masing-masing
contoh peristiwa transport aktif maupun transport pasif lho...jadi
tolong ditambahkan ya.
3.Runtutkan pembahasan dari yang umum ke khusus, seperti : transport
melalui membran sel dibagi menjadi 2 yaitu ..... dan ....., begitu
selanjutnya. Sehingga dg begitu tulisan Antum mudah dimengerti oleh
pembaca.
4.Jangan lupa tulisakan DAFTAR PUSTAKA sebagai sumber rujukan untuk Antum
bisa menyelesaikan tugas yg Ustad berikan (berpengaruh pada keabsahan
informasi yg antum tuliskan & jg penilai tugas).
5.SEGERA PERBAIKI, krn dg melihat postingan awal ini Ustad baru bisa
memberikan SKOR 70.
Posted on 24 Agustus 2010 pukul 08.01
Posting Komentar